Donnerstag, 4. Dezember 2008

Krisis : Orang Swiss Lebih Santai

"Dalam masa krisis, rumah menjadi tempat yang nyaman sebagai ruang pribadi yang penting" ungkap Martina Kühne, peneliti trend dari Gottlieb-Duttweiler Institut. Supaya suasana di rumah lebih nyaman, masyarakat Swiss saat ini lebih banyak berbelanja untuk perabotan rumah tangga seperti tekstil, dekorasi,dan barang pecah belah. Permintaan akan desain ruangan juga melonjak, mereka mengecat ruangan dengan desain baru. Penjualan lilin dan selimut yang biasa mereka gunakan di sofa atau kursi mengalami lonjakan. Hal ini juga bertepatan dengan datangnya musim dingin. Yang juga menarik untuk urusan tempat tidur masyarakat Swiss juga lebih boros sejak krisis keuangan melanda penjualan alat seks, minyak dan kondom menjadi primadona, ungkap Patrick Stöckli, CEO Erotikmarkt.
Inilah sebagian fenomena di salah satu negara Eropa dalam masa krisis yang entah hingga kapan.

Swiss Juara Dunia Untuk Angkutan Umum



Di Eropa tidak ada negara lain yang lebih sering menggunakan anguktan umum selain Swiss. Diukur dari jarak tempuh perjalanan setiap penduduk, Swiss menduduki urutan pertama di Dunia. Sebagaimana dilaporkan oleh kantor perhubungan bagian angkutan umum Swiss, bahwa setiap penduduk Swiss tahun lalu rata rata 47 kali menggunakan kereta api. Data ini menunjukkan peningkatan 3 kali lipat dibanding 3 tahun lalu. Hal ini dipengaruhi oleh faktor kesadaran masyarakat Swiss tentang isu lingkungan dengan pemanasan global, sehingga masyarakat Swiss mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Posisi kedua ditempati oleh Luxemburg disusul oleh Austria dan Jerman dengan masing 22 hingga 29 kali menggunakan kereta api tahun lalu. Tahun lalu untuk tingkat dunia Swiss dikalahkan oleh Jepang dengan perhitungan rata rata 70 kali menggunakan kereta api. Untuk Indonesia mungkin masih jauh karena armada saja belum beres, apalagi kesadaran untuk menggunakannya.

Satu Miliar Mouse (maus) Terjual


Logitech perusahaan asal Swiss yang merupakan salah satu produsen maus terbesar di dunia kemarin menjual maus genap 1 miliar. Bersamaan dengan ulang tahunnya yang ke-40. 40 tahun yang silam maus pertama kali dipamerkan di San Fransisco. Produksi secara massal dilakukan oleh Logitech 26 tahun yang lalu. Saat ini Logitech memproduksi 376.000 maus setiap harinya. Perusahaan Logitech dulunya bermula di sebuah rumah petani di Apples kanton Waadt, Swiss dimana maus mulai diproduksi secara massal.

Dienstag, 4. November 2008

Zurich Menawarkan Produk Asuransi Syariah


ZÜRICH. Perusahaan asuransi Zurich memasuki pasar asuransi yang belandaskan hukum Islam atau dalam istilah bahasa Arabnya Takaful. Bekerjasama dengan Abu Dhabi National Takaful Company Zurich menawarkan perlindungan asuransi sesuai dengan prinsip syariah. Takaful digambarkan memiliki karakter transparan dalam hal profit atau keuntungan. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu pilihan dalam berinvestasi.

Donnerstag, 23. Oktober 2008

Industri Keuangan Islam sebagai Peluang

ZÜRICH. Perbankan Swiss dapat mengambil keuntungan dari tren produk keuangan yang mengikuti peraturan atau hukum Islam. Hali ini disampaikan Booz & Company, sebuah perusahaan konsultan di Swiss. Mereka menilai yang paling potensial terutama di bidang manajemen aset. Dalam hal ini Swiss dipandang memiliki reputasi yang sangat baik. Booz menilai rasio pertumbuhannya dari 15 persen hingga 20 persen. Untuk kawasan Gulf saja mencakup 170 miliar swiss franc atau sekitar 1.360 triliun Rupiah. Institusi yang masuk dalam bisnis ini harus mematuhi aturan dan batasan sesuai syariah dimana salah satunya adalah haramnya bunga.
(Dikutip dari harian nasional 20Minuten)