"Dalam masa krisis, rumah menjadi tempat yang nyaman sebagai ruang pribadi yang penting" ungkap Martina Kühne, peneliti trend dari Gottlieb-Duttweiler Institut. Supaya suasana di rumah lebih nyaman, masyarakat Swiss saat ini lebih banyak berbelanja untuk perabotan rumah tangga seperti tekstil, dekorasi,dan barang pecah belah. Permintaan akan desain ruangan juga melonjak, mereka mengecat ruangan dengan desain baru. Penjualan lilin dan selimut yang biasa mereka gunakan di sofa atau kursi mengalami lonjakan. Hal ini juga bertepatan dengan datangnya musim dingin. Yang juga menarik untuk urusan tempat tidur masyarakat Swiss juga lebih boros sejak krisis keuangan melanda penjualan alat seks, minyak dan kondom menjadi primadona, ungkap Patrick Stöckli, CEO Erotikmarkt.
Inilah sebagian fenomena di salah satu negara Eropa dalam masa krisis yang entah hingga kapan.
Donnerstag, 4. Dezember 2008
Abonnieren
Kommentare zum Post (Atom)
Keine Kommentare:
Kommentar veröffentlichen